Jumat, 05 Oktober 2012

Sistem_Digital



SISTEM DIGITAL




Hay  guy, pernahkah kita mendengar tentang istilah Sistem Digital dan Sistem Analog ?
Mungkin yang pernah sekolah SMK teknik elektro atau Audio Video pasti pernah mendengar istilah ini. Nah di sini kita akan bahas apa itu Sistem Digital.. tapi sebelumnya kita harus mengetahui apa itu sistem dan apa perbedaan dari Sistem Digital dan Sistem Analog.
Sistem dapat kita didefinisikan sebagai suatu himpunan benda atau bagian-bagian yang bekerja bersama-sama atau terhubung sedemikian rupa sehingga membentuk suatu keseluruhan dan mempunyai fungsi yang yang saling behubungan. Contoh nih, jika kita merangkai sebuah komponen – komponen elektronika menjadi satu alat yang kita inginkan yang kita letakkan di PCB. Jika kita solder dan kita tes akan membentuk suatu fungsi atau alat.

Kembali lagi ke Laptop, hehe. Sistem Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Contoh Sistem Analog:
  1. Remote TV
  2. Spedometer pada motor
  3. Pengukur tekanan
  4. Telepon
  5. Radio analog
Sistem Digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai atau besaran yang bersifat tetap atau tidak teratur dalam bentuk diskrit berupa digit digit atau angka angka. Peralatan itu pada saat ini umumnya merupakan peralatan elektronika. Meskipun dapat juga merupakan peralatan mekanik atau pneumatic. Penggunaan alat elektronik yang sering kita jumpai antara lain adalah
  1. Jam digital
  2. Kamera digital
  3. Penunjuk suhu digital
  4. Kalkulator digital
  5. Computer
  6. HP
  7. Radio digital
Pada saat ini, khususnya dalam bidang elektronika, penggunaan teknik digital telah banyak menggantikan kerja yang sebelumnya menggunakan teknik analog. Alasan utama terjadinya pergeseran menuju teknologi digital itu adalah sebagai berikut:
  1. Sistem digital lebih mudah dirancang. Hal itu terjadi karena hal yang diggunakan adalah rangkaian pengalih yanhg tidak memerlukan nilai tegangan atau arus yang pasti, hanya rentangan(tinggi atau rendah) yang diperlukan.  
  2. Penyimpanan informasi mudah dilakukan. Penyimpanan informasi itu dapat dilakukan oleh rangkaian pengalih khusus yang dapat menyesuaikan informasi tersebut dan menahannya selama diperlukan.
  3. Ketepatan dan ketelitiannya lebih tinggi. Sisttem digital ndapat menangani ketelitian sebanyak angka yang diperlukan hanya dengan menambahkan rangkaian penganlih saja. Dalam system analog, ketelitian biasanya terbatas hanya sampai tiga atau empat angka saja karena nilai tegangan dan arus didalamnya bergantung langsung pada kepada nilai komponen rangkaiannya. 
  4. Operasinya dapat dengan mudah diprogrankan. Sangat mudah untuk merancang suatu sisrem digital yang kerjanya dikendalikan oleh program. Sistem analog juga dapat diprogram tetapi ragam dan kerumitan operasinya sangat terbatas. 
  5. Sistem digital lebih kebal terhadap noise. Perubahan tegangan yang tidak teratur  tidak terlalu mengganggu seperti halnya dalam system analog. Dalam system digital nilai pasti untuk tegangan tidak penting sepanjang noise itu tidak sebesar sinyal tinggi atau sinyal rendah yang telah ditetapkan. 
  6. Lebih banyak rangkaian digital yang dapat dibuat dalam bentuk chip rangkaian terpadu. Meskipun rangkaian analog juga dapat dibuat dalam bentuk IC, kerumitannya membuat system analog itu lebih mahal dalam bentuk IC.Nih guys contoh Sinyal Digital dan Sinyal Analog 
Description: http://3.bp.blogspot.com/_3Emyx0cWpPk/R5fxOGPB9iI/AAAAAAAAAK4/5FF80JUv06g/s320/e_zub-3-1.gif 



BITS DAN PENYIMPANANNYA
Informasi pada komputer dikodekan dengan pola 0 dan 1 yang disebut bits yaitu singkatan dari binary digits.

  1. A. Operasi Boolean
Operasi Boolean yaitu operasi yang menentukan nilai benar atau salah. Nilai benar akan dikodekan dengan 1, sedangkan nilai salah akan dikodekan dengan 0. Terdapat 3 operasi dasar Boolean yaitu: 
  
1. AND
Masukan
A   B
Keluaran
Y
0   0
0   1
1   0
1   1
0
0
0
1
     Jadi, output dari operasi AND akan bernilai 1 jika kedua input bernilai 1 
           
      2. OR
Input
Output
0 0
0
0 1
1
1 0
1
1 1
1
Output dari operasi OR akan bernilai 1 jika terdapat paling sedikit input yang bernilai 0.

 .    
     3. XOR
Input
Output
0 0
0
0 1
1
1 0
1
1 1
0
Output dari operasi XOR akan bernilai 1 jika salah satu input bernilai 1 dan yang lainnya bernilai 0

4. Operasi NOT merupakan operasi Boolean yang lain. NOT berbeda dengan AND, OR, dan XOR karena hanya memiliki 1 input dan outputnya memiliki nilai yang berkebalikan dengan nilai input.
       NOT
Input
Output
1
0
0
1



2.B. Gate
Gate atau gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital. Gerbang logika beroperasi dengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner. Gate digambarkan berupa diagram yang pada salah satu sisinya berupa input dan sisi yang lain berupa output.
  1. AND
Input Description: http://blog.student.uny.ac.id/rofiamiyani/files/2011/10/gate.pngoutput
Input
Output
0 0
0
0 1
0
1 0
0
1 1
1


2. OR
Input Description: http://blog.student.uny.ac.id/rofiamiyani/files/2011/10/gate-or.pngOutput
Input
Output
0 0
0
0 1
1
1 0
1
1 1
1


3. XOR
Input Description: http://blog.student.uny.ac.id/rofiamiyani/files/2011/10/gate-xor.pngoutput
Input
Output
0 0
0
0 1
1
1 0
1
1 1
0


4. NOT
Input Description: http://blog.student.uny.ac.id/rofiamiyani/files/2011/10/gate-NOT.pngoutput
Input
Output
1
0
0
1
dengan di perbaharui dengan bahasa sendiri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar